Kisah Anime Naruto

Versi © 2025 Hayabusa~u8z Blog. All rights reserved.Seluruh konten dalam blog ini adalah milik penulis dan tidak boleh digunakan, disalin, atau dipublikasikan ulang tanpa izin resmi.

Editor : by @Hayabusa~u8z

Tanggal : 22 mei 2025

Blog ini di lindungi @hak cipta

> © 2025 Hayabusa~u8z Blog. All rights reserved.
Seluruh konten dalam blog ini adalah milik penulis dan tidak boleh digunakan, disalin, atau dipublikasikan ulang tanpa izin resmi.


---

Part 1 :

Latar Belakang Kaguya Ōtsutsuki


Kaguya Ōtsutsuki adalah anggota dari klan Ōtsutsuki, ras makhluk dari dimensi lain yang melakukan perjalanan dari planet ke planet untuk menanam Pohon Dewa (Shinju) dan menyerap energi kehidupan melalui buah cakra. Tujuan utama mereka adalah memperoleh kekuatan dan memperpanjang umur mereka dengan menyerap cakra dari makhluk hidup.


Kedatangan Kaguya ke Bumi


Ribuan tahun sebelum era ninja dimulai, Kaguya dikirim ke planet Bumi bersama pengawalnya, Isshiki Ōtsutsuki, untuk melanjutkan misi klannya: menanam Pohon Dewa dan memanen Buah Cakra. Namun, Kaguya berkhianat terhadap klannya dan malah memutuskan untuk tinggal di Bumi sendirian.


Setelah tiba di Bumi, Kaguya tinggal di sebuah kerajaan manusia dan akhirnya menikahi seorang kaisar bernama Tenji. Dalam masa hidupnya di Bumi, Kaguya melihat berbagai konflik dan peperangan antarmanusia yang saling memperebutkan kekuasaan. Ia kecewa dengan sifat manusia yang penuh kekerasan.


Memakan Buah Cakra


Suatu saat, karena konflik yang makin parah, Kaguya memutuskan memakan Buah Cakra dari Pohon Dewa—tindakan yang sangat tabu bagi klan Ōtsutsuki karena buah itu seharusnya dipersembahkan kepada klan pusat. Namun, Kaguya melakukannya demi memperoleh kekuatan dan mengakhiri perang di Bumi.


Setelah memakan buah tersebut, Kaguya menjadi makhluk pertama di Bumi yang memiliki cakra. Ia menggunakan kekuatan luar biasanya untuk menghentikan perang dan memaksa umat manusia tunduk padanya, menyebut dirinya sebagai Dewi Kelinci (Usagi-sama).


Namun, tindakan ini juga membuatnya haus akan kekuasaan. Ia mulai menggunakan kekuatannya untuk mengendalikan umat manusia melalui Tsukuyomi Tak Terbatas (Infinite Tsukuyomi)—ilusi abadi yang membuat manusia hidup dalam mimpi damai palsu.


Melahirkan Anak Kembar: Hagoromo dan Hamura


Kaguya kemudian melahirkan dua anak laki-laki: Hagoromo Ōtsutsuki dan Hamura Ōtsutsuki. Keduanya mewarisi cakra dari ibunya. Namun berbeda dari sang ibu, mereka lebih bijak dan menggunakan cakra untuk kebaikan.


Ketika kedua anaknya dewasa, mereka mengetahui bahwa Kaguya telah menjadi semakin tiran dan tidak manusiawi. Kaguya bahkan menyatukan dirinya dengan Pohon Dewa, lalu menjelma menjadi monster raksasa bernama Juubi (Ekor Sepuluh).


Pertarungan dan Penyegelan


Hagoromo Ōtsutsuki (大筒木ハゴロモ, Ōtsutsuki Hagoromo) atau dunia lebih mengenalnya sebagai Petapa dari Enam Jalan (六道 仙人, Rikudō Sennin) adalah tokoh seperi dewa legendaris yang mendirikan Ninshū dan menciptakan dunia ninja. Dia adalah anak dari Putri Kaguya Ōtsutsuki dan bersama saudara kembarnya Hamura Ōtsutsuki, menjadi salah satu yang dilahirkan dengan chakra. Dia dan saudaranya mengalahkan ibu mereka yang menjadi Ekor-Sepuluh dalam pertempuran, dan disegel dalam dirinya, sehingga membuat Hagoromo menjadi jinchūriki pertama.


Hamura dan Hagoromo adalah saudara kembar,[4] yang lahir dari Kaguya Ōtsutsuki, seorang putri yang memakan buah terlarang dari Pohon Suci yang muncul sekali seabad dalam upaya untuk mendapatkan kemampuan seperti dewa untuk mengakhiri perang pada masa itu. Akibatnya, Hagoromo dilahirkan dengan kemampuan untuk memanipulasi jenis chakra yang sama kuat seperti ibunya.


Dalam anime, di masa remaja mereka, Hagoromo dan saudaranya tinggal dalam ketidaktahuan akan sifat amoral ibu mereka. Sementara tanah air mereka terus berkembang, orang-orang secara berkala akan menghilang untuk Ritual suci Pohon Suci. Suatu hari, ia dan saudaranya didekati oleh Gamamaru, yang mengungkapkan kepada mereka bahwa di luar puncak pohon suci terdapat kebohongan dan kebenaran tentang ritual ibu mereka. Meskipun awalnya mengabaikan kata-kata sang kodok, Hagoromo menjadi tertekan ketika seorang gadis bernama Haori, menjadi bagian dari ritual. Ketika kedua bersaudara berhadapan dengan ibu mereka agar mengakhiri ritual, Kaguya berusaha menghilangkan keprihatinan mereka, dan hanya mengatakan hal itu perlu untuk "kedatangan orang lain". Akhirnya, setelah memutuskan untuk menyelidiki, kedua bersaudara itu takut dan mengetahui bahwa warga hilang dikorbankan untuk Pohon Suci. Ingin belajar lebih banyak, sang Hagoromo mencari Gamamaru. Gamamaru lalu mengungkapkan kepada mereka tentang sejarah ibu mereka datang ke Bumi dan menggunakan buah Pohon Suci untuk mendapatkan kekuatan besar dan memperbudak banyak negeri menggunakan Mugen Tsukoyomi, termasuk ayah mereka. Memutuskan bahwa mereka membutuhkan lebih banyak kekuatan untuk menghadapi Kaguya dan berbalik memusuhinya, Hagoromo memulai pelatihan senjutsu di bawah arahan Gamamaru. Sementara Hagoromo dengan cepat menguasai seni ini, Kaguya segera menyadari skema memberontak terhadap dirinya menggunakan chakra yang mereka warisi.


Setelah Hagoromo menyelesaikan pelatihan di bawah bimbingan Petapa Kodok, ia kembali dan diberikan oleh Gamamaru sebuah label segel khusus dengan kekuatan Petapa besar yang disempurnakan selama berabad-abad. Setelah mendekati Kaguya, ibu dan anak ini saling berargumentasi. Saat Hagoromo mencoba untuk memberi alasan pada Kaguya, kata-katanya tak didiengar, dan Kaguya malah menganggap Hagoromo tidak tahu berterima kasih. Dia kemudian mengeluarkan Hamura, yang dicuci otak, menyerang Hagoromo. Tidak dapat menyadarkan Hamura, Hagoromo tidak punya pilihan selain untuk membunuh adik tercintanya, yang kemudian ia membangunkan Mangekyō Sharingan dan Rinnegannya. Hogoromo lalu memutuskan untuk menggunakan hadiah Gamamaru untuk menyembuhkan Hamura.

Marah dengan kenyataan bahwa chakranya telah menyebar ke orang lain, Kaguya bersatu dengan Shinju menjadi Ekor-Sepuluh, yang berusaha untuk merebut kembali chakranya yang dibagi kepada kedua anaknya. Hagoromo dan Hamura berjuang dalam pertempuran yang berlangsung selama berbulan-bulan, menghancurkan wilayah sekitar selama pertarungan sampai mereka mampu mengalahkan Ekor-Sepuluh, Hagoromo menjadi jinchūriki, menyebabkan dia dihormati sebagai dewa setelah kemenangannya. Meneliti teknik ibunya, Hagoromo mampu membebaskan dunia dari Mugen Tsukoyomi. Sementara Hamura memutuskan untuk tinggal di bulan untuk menjaga ibu mereka, Hagoromo memilih untuk melakukan perjalanan di bumi untuk menemukan tempat tinggal yang tepat untuk para Bijuu dan menebus dosa karena kerusakan dunia yang disebabkan dari perjuangannya melawan Kaguya. Sebelum berangkat, Gamamaru mengatakan pada Hagoromo tentang ramalan anak bermata biru nakal yang kelak terhubung dengan para Bijuu dan membawa keajaiban.


Selama perjalanannya untuk membangun kembali dunia, dengan pengetahuan tentang konsep chakra serta tidak ingin kekuatannya membuat dirinya menjadi seperti ibunya, Hagoromo melintasi setiap negara, memberi chakra untuk semua orang di dunia serta menyebarkan cita-cita dan ajarannya, ninshū, yang akhirnya menjadi kemampuan yang dikenal sebagai ninjutsu. Menurut Jiraiya, perbuatan baik dan keinginan utama untuk membawa perdamaian ke dunia yang dilanda perang membuat dia dikenal sebagai Juru Selamat Dunia (この世の救世主, Kono Yo no Kyūseishu).


Akhirnya, dia kembali ke desa asalnya sebagai pusat ajaran ninshū. Dia juga jatuh cinta dan menikah dengan seorang wanita dan mereka punya dua anak, Indra dan Asura. Sayangnya, selama kehamilan kedua, terjadi komplikasi sehingga istri Hagoromo meninggal tidak lama setelah melahirkan anak keduanya. Keinginan utama Hagoromo adalah untuk membangun perdamaian di seluruh dunia, namun hal itu hanyalah tujuan yang tak pernah terealisasikan. Mengetahui hal ini, dia terus memperbaiki dan memperluas ajaran Ninshū, mengajar lebih banyak orang, termasuk anak-anaknya yang ia percayakan mimpinya pada mereka. Anak yang lebih tua, Indra, diakui oleh Hagoromo sebagai anak ajaib yang hebat, memiliki kecakapan alami dan sangat soliter, namun ia tidak menyadari bahwa hal ini berasal dari manipulasi halus Zetsu Hitam. anak bungsunya, Asura, terbukti sebaliknya, tidak ada kemampuan khusus atau bakat alami, tapi ia melampaui keterbatasannya, tumbuh lebih kuat dan lebih matang karena perjuangan dan berteman dengan orang lain di sepanjang jalannya. Hagoromo mengakui jalan yang dipilih Asura ini, setuju bahwa cinta dan kerjasama adalah kunci yang benar untuk perdamaian

Terinspirasi dari anaknya yang paling muda, Hagoromo memisahkan chakra Ekor-Sepuluh dalam tubuhnya dan menggunakan kemampuan Penciptaan Semua Halnya untuk membaginya menjadi sembilan bentuk monster berekor, dan memberikan mereka nama. Sebagai efek dari pengeluaran monster berekor sekaligus, Hagoromo menjadi lemah dan lumpuh selama beberapa bulan, meskipun kekuatan hidup yang kuat dari cangkang Ekor-Sepuluh terus membuatnya dalam keadaan hidup. Beberapa saat setelah penciptaan mereka, monster berekor muda diberitahu bahwa mereka semua akan terkait satu sama lain meskipun terpisah. Hagoromo juga mengatakan kepada mereka bahwa pada akhirnya akan menjadi satu lagi, namun tidak seperti awal mereka, dan akan muncul pada waktu itu kepada mereka orang yang akan mengajarkan apa itu kekuatan sejati. Hagoromo akhirnya menyegel cangkang dari Ekor-Sepuluh di bulan. Di ranjang kematiannya, ia memilih Asura menjadi penggantinya, namun Indra, dikuasai oleh kebencian dan iri serta didorong dan dimanipulasi oleh Zetsu Hitam, berperang melawan saudaranya, dan menjadi awal perang diantara mereka yang akan berlanjut sampai keturunan mereka.

Mencurigai bahwa Indra atau salah satu reinkarnasinya akan berusaha merebut kekuatan Asura untuk diri mereka sendiri, Hagoromo meninggalkan tugu batu bagi keturunannya, ia merinci sejarah dalam upaya untuk membuat mereka mempertimbangkan kembali apa yang akan mereka lakukan. Hanya mereka yang memiliki Rinnegan sepenuhnya yang dapat menguraikan isi dari tugu, sementara pembacaan dengan dōjutsu lain seperti Sharingan masih bisa memahami sebagian informasi ini. Namun, yang tidak diketahuinya, Zetsu Hitam telah mengubah isi tugu batu tersebut sehingga ia bisa memanipulasi keturunan Indra, Klan Uchiha, selama berabad-abad dalam rangka membangkitkan Kaguya dan memulai Mugen Tsukoyomi sekali lagi. Meskipun Hagoromo telah meninggal dan tubuhnya hancur, chakra dan kesadarannya tetap senantiasa melintasi dunia selama berabad-abad.

Hagoromo adalah seorang pencari perdamaian dengan menyebarkan kebijaksanaan di seluruh dunia. Dia sangat bijaksana, karena ia mampu membawa perubahan besar bagi dunia dengan hanya menyebarluaskan prinsip-prinsip chakra dan ajarannya. Dia juga tampaknya peduli pada monster berekor ketika mereka masih dengan dia, ia memberi mereka masing-masing nama sebagai tanda individualitas mereka, dan mengatakan kepada mereka bahwa tidak peduli seberapa jauh mereka tumbuh, mereka akan selalu bersama-sama, dan suatu hari nanti akan dipimpin ke jalan yang benar. Sebagai imbalannya, monster berekor menunjukkan rasa hormat dan memuja sang Petapa. Kurama bahkan meneteskan air mata saat memikirkannya, menunjukkan bahwa monster berekor bahkan mungkin memandangnya sebagai semacam sosok ayah. Kasih sayang dan keinginannya untuk perdamaian begitu besar sehingga bahkan setelah belajar dari tindakan amoral Kaguya, yang termasuk kematian wanita yang dicintainya Haori, Hagoromo tidak pernah menyerah pada kesedihan dan kemarahannya, meskipun itu juga membangkitkan terbangunnya Sharingan. Sebaliknya, ia berharap untuk menyelesaikan hal-hal dengan kata-kata, bukan kekerasan. Bahkan lebih, meskipun memberontak melawan Kaguya, dia masih mencintai dan menghormatinya, selalu memanggilnya "Ibunda" bahkan ketika mengakui bagaimana jahatnya ia.


Setelah pertemuan dengan Naruto, Hagoromo menunjukkan dirinya sebagai individu yang sangat sabar dan tenang, tidak terpengaruh oleh kelakuan Naruto. Dia adalah orang yang sangat cerdas, mampu secara metodis mempelajari bentuk-bentuk baru dari pembelajaran termasuk bahasa dan budaya dari era yang berbeda. Dia juga sangat tegas tentang ajaran-ajarannya yang dikenal sebagai "ninshū", mencatat bahwa "ninjutsu" diciptakan untuk pertempuran tidak seperti ninshū yang mengejar perdamaian, dan mencengkeram tongkatnya agak erat ketika Naruto gagal untuk membedakan perbedaan antara keduanya. Pada saat yang sama, Hagoromo adalah orang yang sangat sederhana, terbuka mengakui bahwa perubahan tidak bisa dihindari dan kita hanya bisa berharap untuk mempersiapkan diri untuk itu. Selain itu ia akan secara terbuka mengakui kesalahan pribadi dan malu sebagai seorang ayah dan pemimpin. Meskipun statusnya adalah seperti dewa, ia juga percaya bahwa tidak ada yang harus memiliki kekuatan lebih dari yang lain karena itu memberi kesempatan yang kuat menjadi sombong dan menginginkan kekuatan yang besar. Setelah mengalahkan ibunya, Hagoromo membuat pilihan pribadi untuk menghindari menggunakan kekuatan yang tidak manusiawi miliknya bila memungkinkan, baik sebagai sarana untuk menebus dosa dan untuk lebih terhubung dengan orang-orang normal, ia akan merasa bangga dan senang bila menyelesaikan tugasnya dengan usaha normal.

Hagoromo adalah seorang pria tinggi dan berkulit pucat, yang memiliki keriput diusia tuanya. Dia memiliki rambut yang runcing sebahu, berwarna merah pucat, dengan kuncian rambut tergantung didekat telinga kirinya. Dimasa mudanya, ia memiliki janggut yang pendek dan panjang hingga ke pinggang saat diusia tuanya. Hagoromo memiliki tonjolan seperti tanduk di dahinya, mata putih, dan tanpa alis mata (yang kemudian menjadi sangat jelas di usia tuanya). Setelah kebangkitan Rinnegannya, ia juga mewujudkan tanda lingkaran merah dengan dua pola riak di tengah dahinya, tampaknya efek samping dari dōjutsu utamanya diwujudkan bersama pelatihan senjutsu. Dia mengenakan kimono putih berukuran penuh dengan motif enam magatama hitam mengelilingi kerahnya tingginya, ia juga mengenakan kalung yang terdiri dari enam magatama berwarna hitam. Pada bagian belakang kimononya terdapat tanda Rinnegan hitam besar dengan pola sembilan magatama tersusun dalam baris tiga kali tiga dibawahnya.

Narutopedia Indonesia


Advertisement

Narutopedia Indonesia

Hagoromo Ōtsutsuki

Hagoromo

(大筒木ハゴロモ, Ōtsutsuki Hagoromo)

Petapa dari Enam Jalan (六道 仙人, Rikudō Sennin)

Dewa Shinobi (忍の神, Shinobi no Kami)[2]

Juru Selamat Dunia (この世の救世主, Kono Yo no Kyūseishu)[3]

Dewa Petapa Enam Jalan (六道の神仙, Rikudō no Shinsen)[1]

Debut

Manga

Volume #60, Bab #572

Anime

Naruto Shippūden Episode #329

Film

The Last: Naruto the Movie

Permainan

Naruto Shippūden: Ultimate Ninja Storm 4

Penampilan

Anime, Manga, Permainan, dan Film

Pengisi Suara

Jepang

Magnifying glass icon

Magnifying glass icon (Dewasa Muda)

Magnifying glass icon (Shippūden episode 329)

Inggris

Magnifying glass icon

Magnifying glass icon (Naruto Shippūden: Ultimate Ninja Storm 4)

Pribadi

Tanggal Lahir

Astrological Sign Leo

Jenis Kelamin

Gender Male

Spesies

Campuran Manusia Alien

Status

Meninggal

Tinggi

Bagian II: 186 cm

Kekkei Genkai

Sharingan Triple Sharingan (Hanya di Anime)

Mangekyō Sharingan Itachi Mangekyō Sharingan (Hanya di Anime)

Kekkei Mōra

Rinnegan Rinnegan

Klasifikasi

Jinchūriki

Petapa

Tipe Sensor

Siluman Berekor

Ekor-Sepuluh (Bentuk)

Pekerjaan

Pendeta

Afiliasi

Land of Ancestors Symbol (Hanya di Anime)

Toad Symbol (Hanya di Anime)

Klan

Ōtsutsuki Symbol Klan Ōtsutsuki

Keluarga

Kaguya Ōtsutsuki (Ibu)

Tenji (Ayah) (Hanya di Anime)

Hamura Ōtsutsuki (Saudara Laki-laki)

Asura Ōtsutsuki (Putra)

Indra Ōtsutsuki (Putra)

Ashina Uzumaki(Cucu Laki-laki)

Kenta Uzumaki(Cicit Laki-laki)

Hayata Uzumaki(Cicit Laki-laki)

Binatang Berekor (Ciptaan)


Jenis Elemen

Nature Icon Fire

Nature Icon Wind

Nature Icon Lightning

Nature Icon Earth

Nature Icon Water

Nature Icon Yin

Nature Icon Yang

Nature Icon Yin–Yang

Jutsu

Bola Mencari Kebenaran

Chibaku Tensei

Chibaku Tensei — Enam Jalan

Jalan Asura

Jalan Deva

Jalan Hewan

Jalan Luar

Jalan Manusia

Jalan Naraka

Jalan Preta

Kekuatan Yang Enam Jalan

Kekuatan Yin Enam Jalan

Senjutsu Enam Jalan

Teknik Enam Jalan

Teknik Memanggil

Teknik Memanggil Kombinasi

Teknik Penciptaan Segala Hal

Teknik Transfer Chakra

Alat

Bashōsen

Benihisago

Kohaku no Jōhei

Kōkinjō

Shakujō

Shichiseiken

Pedang

Pedang Nunoboko

More 


Hagoromo Ōtsutsuki (大筒木ハゴロモ, Ōtsutsuki Hagoromo) atau dunia lebih mengenalnya sebagai Petapa dari Enam Jalan (六道 仙人, Rikudō Sennin) adalah tokoh seperi dewa legendaris yang mendirikan Ninshū dan menciptakan dunia ninja. Dia adalah anak dari Putri Kaguya Ōtsutsuki dan bersama saudara kembarnya Hamura Ōtsutsuki, menjadi salah satu yang dilahirkan dengan chakra. Dia dan saudaranya mengalahkan ibu mereka yang menjadi Ekor-Sepuluh dalam pertempuran, dan disegel dalam dirinya, sehingga membuat Hagoromo menjadi jinchūriki pertama.

Hamura and Hagoromo saat bayi dengan saudaranya.

Hamura dan Hagoromo adalah saudara kembar, yang lahir dari Kaguya Ōtsutsuki, seorang putri yang memakan buah terlarang dari Pohon Suci yang muncul sekali seabad dalam upaya untuk mendapatkan kemampuan seperti dewa untuk mengakhiri perang pada masa itu. Akibatnya, Hagoromo dilahirkan dengan kemampuan untuk memanipulasi jenis chakra yang sama kuat seperti ibunya.


Dalam anime, di masa remaja mereka, Hagoromo dan saudaranya tinggal dalam ketidaktahuan akan sifat amoral ibu mereka. Sementara tanah air mereka terus berkembang, orang-orang secara berkala akan menghilang untuk Ritual suci Pohon Suci. Suatu hari, ia dan saudaranya didekati oleh Gamamaru, yang mengungkapkan kepada mereka bahwa di luar puncak pohon suci terdapat kebohongan dan kebenaran tentang ritual ibu mereka. Meskipun awalnya mengabaikan kata-kata sang kodok, Hagoromo menjadi tertekan ketika seorang gadis bernama Haori, menjadi bagian dari ritual. Ketika kedua bersaudara berhadapan dengan ibu mereka agar mengakhiri ritual, Kaguya berusaha menghilangkan keprihatinan mereka, dan hanya mengatakan hal itu perlu untuk "kedatangan orang lain". Akhirnya, setelah memutuskan untuk menyelidiki, kedua bersaudara itu takut dan mengetahui bahwa warga hilang dikorbankan untuk Pohon Suci. Ingin belajar lebih banyak, sang Hagoromo mencari Gamamaru. Gamamaru lalu mengungkapkan kepada mereka tentang sejarah ibu mereka datang ke Bumi dan menggunakan buah Pohon Suci untuk mendapatkan kekuatan besar dan memperbudak banyak negeri menggunakan Mugen Tsukoyomi, termasuk ayah mereka. Memutuskan bahwa mereka membutuhkan lebih banyak kekuatan untuk menghadapi Kaguya dan berbalik memusuhinya, Hagoromo memulai pelatihan senjutsu di bawah arahan Gamamaru. Sementara Hagoromo dengan cepat menguasai seni ini, Kaguya segera menyadari skema memberontak terhadap dirinya menggunakan chakra yang mereka warisi.[5]


Setelah Hagoromo menyelesaikan pelatihan di bawah bimbingan Petapa Kodok, ia kembali dan diberikan oleh Gamamaru sebuah label segel khusus dengan kekuatan Petapa besar yang disempurnakan selama berabad-abad. Setelah mendekati Kaguya, ibu dan anak ini saling berargumentasi. Saat Hagoromo mencoba untuk memberi alasan pada Kaguya, kata-katanya tak didiengar, dan Kaguya malah menganggap Hagoromo tidak tahu berterima kasih. Dia kemudian mengeluarkan Hamura, yang dicuci otak, menyerang Hagoromo. Tidak dapat menyadarkan Hamura, Hagoromo tidak punya pilihan selain untuk membunuh adik tercintanya, yang kemudian ia membangunkan Mangekyō Sharingan dan Rinnegannya. Hogoromo lalu memutuskan untuk menggunakan hadiah Gamamaru untuk menyembuhkan Hamura.[5]


Hagoromo and Hamura fight the Ten-Tails

Marah dengan kenyataan bahwa chakranya telah menyebar ke orang lain, Kaguya bersatu dengan Shinju menjadi Ekor-Sepuluh, yang berusaha untuk merebut kembali chakranya yang dibagi kepada kedua anaknya. Hagoromo dan Hamura berjuang dalam pertempuran yang berlangsung selama berbulan-bulan, menghancurkan wilayah sekitar selama pertarungan sampai mereka mampu mengalahkan Ekor-Sepuluh, Hagoromo menjadi jinchūriki, menyebabkan dia dihormati sebagai dewa setelah kemenangannya. Meneliti teknik ibunya, Hagoromo mampu membebaskan dunia dari Mugen Tsukoyomi. Sementara Hamura memutuskan untuk tinggal di bulan untuk menjaga ibu mereka, Hagoromo memilih untuk melakukan perjalanan di bumi untuk menemukan tempat tinggal yang tepat untuk para Bijuu dan menebus dosa karena kerusakan dunia yang disebabkan dari perjuangannya melawan Kaguya. Sebelum berangkat, Gamamaru mengatakan pada Hagoromo tentang ramalan anak bermata biru nakal yang kelak terhubung dengan para Bijuu dan membawa keajaiban.[6]


Selama perjalanannya untuk membangun kembali dunia, dengan pengetahuan tentang konsep chakra serta tidak ingin kekuatannya membuat dirinya menjadi seperti ibunya, Hagoromo melintasi setiap negara, memberi chakra untuk semua orang di dunia serta menyebarkan cita-cita dan ajarannya, ninshū, yang akhirnya menjadi kemampuan yang dikenal sebagai ninjutsu.[7] Menurut Jiraiya, perbuatan baik dan keinginan utama untuk membawa perdamaian ke dunia yang dilanda perang membuat dia dikenal sebagai Juru Selamat Dunia (この世の救世主, Kono Yo no Kyūseishu).[2][8]


Akhirnya, dia kembali ke desa asalnya sebagai pusat ajaran ninshū. Dia juga jatuh cinta dan menikah dengan seorang wanita dan mereka punya dua anak, Indra dan Asura. Sayangnya, selama kehamilan kedua, terjadi komplikasi sehingga istri Hagoromo meninggal tidak lama setelah melahirkan anak keduanya.[6] Keinginan utama Hagoromo adalah untuk membangun perdamaian di seluruh dunia, namun hal itu hanyalah tujuan yang tak pernah terealisasikan. Mengetahui hal ini, dia terus memperbaiki dan memperluas ajaran Ninshū, mengajar lebih banyak orang, termasuk anak-anaknya yang ia percayakan mimpinya pada mereka. Anak yang lebih tua, Indra, diakui oleh Hagoromo sebagai anak ajaib yang hebat, memiliki kecakapan alami dan sangat soliter, namun ia tidak menyadari bahwa hal ini berasal dari manipulasi halus Zetsu Hitam.[9] anak bungsunya, Asura, terbukti sebaliknya, tidak ada kemampuan khusus atau bakat alami, tapi ia melampaui keterbatasannya, tumbuh lebih kuat dan lebih matang karena perjuangan dan berteman dengan orang lain di sepanjang jalannya. Hagoromo mengakui jalan yang dipilih Asura ini, setuju bahwa cinta dan kerjasama adalah kunci yang benar untuk perdamaian.[10]


Young Biju

Hagoromo dengan binatang berekor muda.

Terinspirasi dari anaknya yang paling muda, Hagoromo memisahkan chakra Ekor-Sepuluh dalam tubuhnya dan menggunakan kemampuan Penciptaan Semua Halnya untuk membaginya menjadi sembilan bentuk monster berekor, dan memberikan mereka nama.[11] Sebagai efek dari pengeluaran monster berekor sekaligus, Hagoromo menjadi lemah dan lumpuh selama beberapa bulan, meskipun kekuatan hidup yang kuat dari cangkang Ekor-Sepuluh terus membuatnya dalam keadaan hidup.[12] Beberapa saat setelah penciptaan mereka, monster berekor muda diberitahu bahwa mereka semua akan terkait satu sama lain meskipun terpisah. Hagoromo juga mengatakan kepada mereka bahwa pada akhirnya akan menjadi satu lagi, namun tidak seperti awal mereka, dan akan muncul pada waktu itu kepada mereka orang yang akan mengajarkan apa itu kekuatan sejati.[13] Hagoromo akhirnya menyegel cangkang dari Ekor-Sepuluh di bulan.[14] Di ranjang kematiannya, ia memilih Asura menjadi penggantinya, namun Indra, dikuasai oleh kebencian dan iri serta didorong dan dimanipulasi oleh Zetsu Hitam, berperang melawan saudaranya, dan menjadi awal perang diantara mereka yang akan berlanjut sampai keturunan mereka.[15][16]


Hagoromo And Tablet

Hagoromo meninggalkan prasastinya bagi keturunan Indra.

Mencurigai bahwa Indra atau salah satu reinkarnasinya akan berusaha merebut kekuatan Asura untuk diri mereka sendiri, Hagoromo meninggalkan tugu batu bagi keturunannya, ia merinci sejarah dalam upaya untuk membuat mereka mempertimbangkan kembali apa yang akan mereka lakukan.[17] Hanya mereka yang memiliki Rinnegan sepenuhnya yang dapat menguraikan isi dari tugu, sementara pembacaan dengan dōjutsu lain seperti Sharingan masih bisa memahami sebagian informasi ini.[18] Namun, yang tidak diketahuinya, Zetsu Hitam telah mengubah isi tugu batu tersebut sehingga ia bisa memanipulasi keturunan Indra, Klan Uchiha, selama berabad-abad dalam rangka membangkitkan Kaguya dan memulai Mugen Tsukoyomi sekali lagi.[19] Meskipun Hagoromo telah meninggal dan tubuhnya hancur, chakra dan kesadarannya tetap senantiasa melintasi dunia selama berabad-abad.


Iklan


Kepribadian

Hagoromo adalah seorang pencari perdamaian dengan menyebarkan kebijaksanaan di seluruh dunia. Dia sangat bijaksana, karena ia mampu membawa perubahan besar bagi dunia dengan hanya menyebarluaskan prinsip-prinsip chakra dan ajarannya. Dia juga tampaknya peduli pada monster berekor ketika mereka masih dengan dia, ia memberi mereka masing-masing nama sebagai tanda individualitas mereka, dan mengatakan kepada mereka bahwa tidak peduli seberapa jauh mereka tumbuh, mereka akan selalu bersama-sama, dan suatu hari nanti akan dipimpin ke jalan yang benar.[13] Sebagai imbalannya, monster berekor menunjukkan rasa hormat dan memuja sang Petapa. Kurama bahkan meneteskan air mata saat memikirkannya, menunjukkan bahwa monster berekor bahkan mungkin memandangnya sebagai semacam sosok ayah. Kasih sayang dan keinginannya untuk perdamaian begitu besar sehingga bahkan setelah belajar dari tindakan amoral Kaguya, yang termasuk kematian wanita yang dicintainya Haori, Hagoromo tidak pernah menyerah pada kesedihan dan kemarahannya, meskipun itu juga membangkitkan terbangunnya Sharingan. Sebaliknya, ia berharap untuk menyelesaikan hal-hal dengan kata-kata, bukan kekerasan.[20] Bahkan lebih, meskipun memberontak melawan Kaguya, dia masih mencintai dan menghormatinya, selalu memanggilnya "Ibunda" bahkan ketika mengakui bagaimana jahatnya ia.


Setelah pertemuan dengan Naruto, Hagoromo menunjukkan dirinya sebagai individu yang sangat sabar dan tenang, tidak terpengaruh oleh kelakuan Naruto. Dia adalah orang yang sangat cerdas, mampu secara metodis mempelajari bentuk-bentuk baru dari pembelajaran termasuk bahasa dan budaya dari era yang berbeda.[20] Dia juga sangat tegas tentang ajaran-ajarannya yang dikenal sebagai "ninshū", mencatat bahwa "ninjutsu" diciptakan untuk pertempuran tidak seperti ninshū yang mengejar perdamaian, dan mencengkeram tongkatnya agak erat ketika Naruto gagal untuk membedakan perbedaan antara keduanya.  Pada saat yang sama, Hagoromo adalah orang yang sangat sederhana, terbuka mengakui bahwa perubahan tidak bisa dihindari dan kita hanya bisa berharap untuk mempersiapkan diri untuk itu. Selain itu ia akan secara terbuka mengakui kesalahan pribadi dan malu sebagai seorang ayah dan pemimpin. Meskipun statusnya adalah seperti dewa, ia juga percaya bahwa tidak ada yang harus memiliki kekuatan lebih dari yang lain karena itu memberi kesempatan yang kuat menjadi sombong dan menginginkan kekuatan yang besar. Setelah mengalahkan ibunya, Hagoromo membuat pilihan pribadi untuk menghindari menggunakan kekuatan yang tidak manusiawi miliknya bila memungkinkan, baik sebagai sarana untuk menebus dosa dan untuk lebih terhubung dengan orang-orang normal, ia akan merasa bangga dan senang bila menyelesaikan tugasnya dengan usaha normal.


Setelah mencoba untuk membatalkan perselisihan antara kedua putranya, dan masing-masing inkarnasi saat ini, ia akhirnya menyesal bahwa ia tidak dapat memperbaiki kerusakan.

Hagoromo adalah seorang pria tinggi dan berkulit pucat, yang memiliki keriput diusia tuanya. Dia memiliki rambut yang runcing sebahu, berwarna merah pucat, dengan kuncian rambut tergantung didekat telinga kirinya. Dimasa mudanya, ia memiliki janggut yang pendek dan panjang hingga ke pinggang saat diusia tuanya. Hagoromo memiliki tonjolan seperti tanduk di dahinya, mata putih, dan tanpa alis mata (yang kemudian menjadi sangat jelas di usia tuanya). Setelah kebangkitan Rinnegannya, ia juga mewujudkan tanda lingkaran merah dengan dua pola riak di tengah dahinya, tampaknya efek samping dari dōjutsu utamanya diwujudkan bersama pelatihan senjutsu. Dia mengenakan kimono putih berukuran penuh dengan motif enam magatama hitam mengelilingi kerahnya tingginya, ia juga mengenakan kalung yang terdiri dari enam magatama berwarna hitam. Pada bagian belakang kimononya terdapat tanda Rinnegan hitam besar dengan pola sembilan magatama tersusun dalam baris tiga kali tiga dibawahnya.

Kemampuan Hamura & Hagoromo seal Kaguya

Hagoromo dan Hamura menyegel ibu mereka untuk yang pertama kalinya.

Meskipun tidak banyak yang diketahui tentang semua keterampilan yang Hagoromo miliki, ia diterima secara luas sebagai sosok yang paling kuat dalam sejarah, kedua setelah ibunya sendiri, setelah mengalahkan Ekor-Sepuluh bersama saudaranya, meskipun Hamura mengatakan kakaknya lebih hebat. Hagoromo dipuja sebagai dewa setelah menjadi jinchūriki pertama dalam sejarah, memiliki kekuatan besar Ekor-Sepuluh yang terkandung dalam dirinya. Selain itu, ia adalah orang pertama yang memahami sifat dasar chakra itu sendiri. Kearifan Hagoromo, dikombinasikan dengan kekkei mōranya, Rinnegan, memungkinkan dia untuk membuat bentuk asli dari ninjutsu, Ninshū. Dia memperoleh kekuatan yang besar, laki-laki dan perempuan diseluruh dunia berusaha untuk belajar dari ajaran-ajarannya. Kekuatan chakranya terbukti melampaui dirinya sendiri, menjadi mampu untuk terus mengamati dunia dan bertemu orang-orang lama setelah kematiannya.

Bersama saudaranya sebagai yang pertama lahir dengan chakra yaitu putra Kaguya, Hagoromo diberkati dengan cadangan chakra sangat kuat dan besar. Tanpa pelatihan sebelumnya, ia memiliki kontrol bawaan yang sangat baik atas kekuatannya, tidak perlu melakukan segel tangan untuk berbagai kemampuannya dan terbukti sangat serbaguna dalam pemakaian. Juga dikatakan bahwa Hagoromo memiliki Elemen Yin-Yang. Kekuatannya begitu besar bahkan seabad setelah kematiannya, dengan gen yang ia turunkan, keturunannya Kinkaku dan Ginkaku dapat memperoleh kekuatan sepeti jinchūriki dengan mengkonsumsi daging Kurama bukannya mati, sebagaimana dicoba oleh Kumo-nin lain.

dengan kebijaksanaan dan kekuasaan, Hagoromo menemukan Ninshū sebagai cara untuk membawa perdamaian ke dunia yang dilanda perang, berbagi chakra dengan orang lain dan kemudian mengajarkan mereka untuk terhubung bersama-sama dengan semua orang menggunakan energi spiritual mereka dengan tujuan untuk memahami perasaan satu sama lain. Dia juga bisa menggunakannya sebagai alat untuk menyembuhkan penyakit apapun setiap individu. Ia memaksudkan kekuatan ini untuk menghubungkan semua manusia dan melahirkan harmoni, namun, setelah kematiannya, manusia akan menggunakan ini untuk memperluas keretakan antara mereka semua, mengubahnya menjadi ninjutsu.

Dengan kekuatan Rinnegannya, Hagoromo menjadi orang pertama yang menguasai lima unsur transformasi alam. Dalam anime, dia terbukti menggunakan Elemen Petir untuk menghancurkan batu raksasa dan juga menggunakan Elemen Angin untuk memotong ikatan Pohon Dewa. Meskipun demikian, menurut pengakuannya sendiri, ia mengakui ia tidak bisa menggunakan segel tangan untuk memanipulasi dan mengendalikan transformasi unsurnya seperti putra sulungnya. Ia juga memperoleh Elemen Yin-Yang. Dengan menggunakan chakra Yang-nya, sebagai pokok dari energi fisik, bersama dengan chakra Yin, sebagai pokok dari energi spiritual, Hagoromo memiliki kemampuan untuk membuat bentuk dari ketiadaan hanya dengan memikirkan dan membuatnya hidup. Hagoromo mencipatakan sembilan monster berekor dengan chakra Ekor-Sepuluh dengan kemampuan ini.

Menggunakan fūinjutsu, ia mampu menjadi orang pertama yang menyegel Ekor-Sepuluh kedalam dirinya sendiri, dan kemudian mampu untuk menyegelnya lagi ketika hidupnya akan berakhir. Bahkan diranjang kematiannya, Hagoromo mampu menggunakan Teknik Chibaku Tensei dalam skala besar dan meggunakan chakra yang menciptakan bulan untuk memenjarakan tubuh Ekor-Sepuluh, merupakan bukti yang jelas untuk kekuatan yang luar biasa. Penguasaan keterampilan ini juga memungkinkan dia untuk melakukan hal lain dengan porsi kekuatannya.

Hagoromo membangunkan Sharingan setelah menemukan mayat kekasihnya Haori. Mirip dengan keturunannya — Uchiha — ia mendapatkan kekuatan yang jauh lebih besar, dapat melihat dengan jelas taktik musuh untuk melawan mereka. Hal unik baginya, Sharingan pertama kali muncul sepenuhnya matang dengan tiga tomoe di kedua mata dan bisa mempertahankan penggunaan kekuatan ini yang tampaknya tanpa batas.

ketika dirinya tidak dapat menghentikan adiknya setelah dicuci otaknya, Hagoromo terpaksa secara fatal melukai dia, dan membangunkan Mangekyō Sharingan. Dengan cepat menguasai kekuatan baru ini, Hagoromo dapat menggunakan Susanoo dalam bentuk tubuh lengkap untuk melawan Ekor-Sepuluh dengan setara, bahkan mampu menangkis salah satu dari Bola Monster Berekor Ekor-Sepuluh. Dengan kebangkitan simultan dari Rinnegan, Hagoromo tampaknya tidak menderita berdampak buruk dari menggunakan kekuatan ini seperti ketegangan fisik atau pengelihatan memburuk.

Hagoromo memiliki bentuk dōjutsu yang berasal dari ibunya; Rinnegan. Dalam anime, dia membangkitkan kekuatan ini setelah hampir membunuh Hamura dari kendali Kaguya. Dia diyakini telah menjadi satu-satunya shinobi yang telah sepenuhnya menguasai Rinnegan, dan juga belajar untuk menguasai semua lima jenis chakra alam. Sebagai pengguna dari rinnegan, Nagato mengakui kekuatanya dengan Rinnegan tidak ada apa-apanya dibandingkan Hagoromo. Rinnegan memberikannya kemampuan Teknik Enam Jalan. Dengan Jalan Luar, dia bisa memanggil jiwa-jiwa dari Akhirat dan juga membatalkan penggunaan Reinkarnasi Dunia Tidak Murni, melepaskan jiwa dari pembuluh mereka dan mengirim mereka kembali ke Akhirat.

Dengan chakra sangat kuat diwarisi dari ibunya, Hagoromo sangat cocok belajar senjutsu untuk meningkatkan kemampuannya. Diajarkan oleh Gamamaru di Gunung Myōboku, Hagoromo menunjukkan bakat bawaan untuk itu, mengejutkan Gamamaru dengan kemampuannya untuk secara jelas merasakan kehadiran Energi Alam sebelum memperoleh pelatihan sebagai Petapa dan menguasai seni tersebut dengan mahir dalam waktu singkat. Dikombinasikan dengan chakra yang kuat dan Rinnegan, ia mengembangkan Senjutsu Enam Jalan. Dengan ini, ia bisa melakukan kemampuan tambahan seperti terbang dan melayang bebas.

Hagoromo juga memiliki kemampuan untuk mewujudkan Bola Kebenaran, yang terdiri dari lima transformasi alam dasar, Elemen Yin-Yang dan Chakra Petapa Enam Jalan. Dia biaasanya memegang shakujō hitam sepenuhnya, berkepala ganda. Salah satu ujungnya memiliki cincin, sementara ujung lainnya melengkung membentuk seperti bulan sabit, masing-masing mewakili matahari dan bulan. Dengan chakra yang mudah dibentuk ini, dia juga bisa membentuk pedan suci yang juga dikenal sebagai Pedang Nunoboko, yang dikabarkan pedang ini digunakan untuk membentuk dunia.

Hagoromo ditunjukkan membawa dua benda. Salah satunya adalah sebuah katana, menyiratkan bahwa ia terampil dalam kenjutsu, sementara yang lainnya adalah shakujō, — tongkat bercincin Buddha yang dimaksudkan untuk digunakan dalam doa.

Hagoromo memiliki alat unik yang kemudian dikenal sebagai Alat Berharga dari Petapa Enam Jalan, yang masing-masing memiliki kemampuan yang unik dan kuat. Kelima alat berharganya adalah: Bashōsen, Benihisago, Kōkinjō, Shichiseiken, dan Kohaku no Jōhei. Dengan menggabungkan Benihisago, Kōkinjō, dan Shichiseiken, Hagoromo bisa menangkap jiwa kata korbannya, dan kemudian menarik mereka ke dalam labu untuk menyegel mereka. Dengan Bashōsen, ia bisa menghasilkan salah satu dari lima elemen dasar. Kohaku no Jōhei memungkinkan dia untuk menyegel siapa pun tanpa prosedur yang rumit digunakan bersama Benihisago. Kelima alat membutuhkan sejumlah besar chakra untuk digunakan, yang dapat dengan mudah membunuh orang rata-rata karena kelelahan.




---


Kesimpulan dan Dampak


Kaguya adalah asal mula semua cakra di dunia Naruto. Aksinya membawa dampak besar, karena:


Ia adalah nenek moyang ninja.


Buah cakra yang dimakannya adalah awal dari sistem chakra.


Tsukuyomi Tak Terbatas menjadi plot utama dalam Perang Dunia Ninja Keempat.


Ia bangkit kembali lewat rencana Zetsu Hitam, yang diam-diam memanipulasi sejarah selama ribuan tahun untuk menghidupkannya kembali lewat Madara Uchiha.

Pelajaran dari kisah itu :

Dari kisah turunnya Kaguya Ōtsutsuki ke Bumi dalam cerita Naruto, ada beberapa pelajaran dan nilai moral penting yang bisa diambil, Berikut poin-poinnya:



---


1. Kekuasaan mutlak bisa membawa kehancuran

Kaguya awalnya punya niat baik—ingin mengakhiri perang di Bumi. Tapi setelah mendapatkan kekuatan cakra dari Buah Shinju, ia menjadi tiran.

Pelajaran:

> Kekuatan besar tanpa pengendalian diri dan kebijaksanaan hanya akan menimbulkan penindasan dan penderitaan.

2. Kedamaian sejati tidak bisa dipaksakan

Kaguya menggunakan Tsukuyomi Tak Terbatas untuk menciptakan "damai" dengan cara memaksa manusia hidup dalam mimpi.

Pelajaran:

> Kedamaian yang dipaksakan dan tidak berdasarkan kesadaran atau kehendak bebas bukanlah kedamaian sejati.

3. Cinta dan kekuasaan tidak bisa disatukan dengan paksaan

Awalnya Kaguya hidup dengan manusia dan mencintai mereka, tapi karena rasa takut dan keinginannya mengontrol, ia malah menjadi penguasa yang kejam.

Pelajaran:

> Cinta dan kepercayaan tidak tumbuh dari ketakutan, melainkan dari pengertian dan kesetiaan.

4. Warisan bukan hanya soal kekuatan, tapi juga nilai

Anak-anak Kaguya, Hagoromo dan Hamura, mewarisi kekuatannya tapi memilih jalan berbeda: menjadi pelindung, bukan penindas.

Pelajaran:

> Apa pun warisan yang kita terima, pada akhirnya kitalah yang memilih jalan hidup kita sendiri—berbuat baik atau jahat

5. Masa lalu yang kelam bisa mempengaruhi masa depan

Kaguya adalah akar dari semua konflik di dunia shinobi—dari lahirnya cakra, munculnya Juubi, hingga Perang Dunia Ninja Keempat.

Pelajaran:

> Sejarah gelap yang tidak diatasi dengan bijak bisa memunculkan konflik yang terus berulang di masa depan


---

                         


Part 2 :

Kelahiran Hagoromo hingga Penyegelan Kaguya


Kelahiran Hagoromo dan Hamura

Setelah memperoleh kekuatan dari Buah Cakra, Kaguya melahirkan dua anak laki-laki:

Hagoromo Ōtsutsuki, kelak dikenal sebagai Rikudō Sennin (Sage of Six Paths)

Hamura Ōtsutsuki, pendiri Klan Ōtsutsuki di Bulan

Kedua anak ini mewarisi kekuatan besar dari ibunya, termasuk cakra yang mampu menyatu dengan alam.

Namun Kaguya tidak melihat mereka sebagai anak—melainkan sebagai pewaris kekuatannya yang harus tunduk padanya.


---

Kaguya Menjadi Gila Kekuasaan

Seiring waktu, Kaguya mulai merasa terancam oleh kekuatan anak-anaknya sendiri. Ia takut Hagoromo dan Hamura akan menentangnya. Perasaan ini membuatnya paranoid dan akhirnya ia memutuskan untuk mengambil kembali seluruh cakra dunia, termasuk milik anak-anaknya.

Untuk itu, ia menyatu dengan Pohon Dewa dan berubah menjadi Juubi (Ekor Sepuluh)—makhluk raksasa yang menakutkan, simbol dari cakra murni dan kekacauan.


---

Pertempuran Epik: Anak Melawan Ibu

Hagoromo dan Hamura menyadari niat jahat Kaguya. Mereka berlatih dan menggabungkan kekuatan mereka demi menyelamatkan umat manusia dari tirani ibunya.

Pertempuran antara ibu dan anak ini adalah pertarungan pertama dan terbesar dalam sejarah dunia ninja:

Hamura bertempur langsung melawan tubuh raksasa Juubi

Hagoromo membangkitkan Rikudō Chikara (Kekuatan Enam Jalur), menyatukan kekuatan spiritual dan alami

Mereka menciptakan teknik penyegelan super kuat: Chibaku Tensei (Segel Bulan)

Dengan kerja sama dan pengorbanan besar, Kaguya berhasil disegel ke dalam bulan, dan tubuh Juubi dikurung bersama dirinya.


---

Pemisahan Juubi Menjadi Bijuu


Setelah menyegel ibunya, Hagoromo menyadari betapa berbahayanya kekuatan Juubi. Maka ia:


Membagi Juubi menjadi 9 bagian, yang kemudian menjadi:


1. Shukaku (1 ekor)



2. Matatabi (2 ekor)



3. Isobu (3 ekor)



4. Son Gokū (4 ekor)



5. Kokuō (5 ekor)



6. Saiken (6 ekor)



7. Chōmei (7 ekor)


8. Gyūki (8 ekor)



9. Kurama (9 ekor)




Tujuannya adalah menyebar kekuatan agar tidak terpusat dan memberi harapan pada dunia




---

 Warisan Hagoromo


Setelah pertarungan besar itu


Hamura pergi ke Bulan untuk menjaga segel ibunya


Hagoromo mengajarkan umat manusia cara mengendalikan cakra dengan damai


Ia juga melahirkan ajaran “Ninshū”, cikal bakal dari teknik ninjutsu



Namun sejarah ini kemudian diputarbalikkan oleh Zetsu Hitam, ciptaan Kaguya yang bertugas membangkitkannya kembali. Ia memanipulasi klan Uchiha dan Senju selama ribuan tahun agar madara bisa mengaktifkan Tsukuyomi Tak Terbatas dan membuka kembali segel Kaguya.

Kisah yang dapat di ambil :

Kekuatan tanpa cinta bisa menjerumuskan siapa pun, bahkan seorang ibu


Anak-anak yang memilih kebaikan dapat memperbaiki warisan yang rusak


Sejarah yang kelam bisa bangkit lagi jika tidak dijaga dengan kesadaran


---

Kamis, 22 mei 2025

Credit : @Hayabusa~u8z

Bersambung...

Postingan Populer